close
Banner iklan disini
Selamat Datang di aura insani..::..Semua amalan di web ini adalah gratis, silahkan diamalkan...::...aura insani bukan bagian cabang pengobatan,terapi,atau pihak manapun..::..aura insani adalah Label Resmi Yayasan aura insani Hidayatullah berikut segala program dan Kegiatannya.::.Ikuti Terapi Buka aura di aura insani dengan Infaq Seikhlasnya, HP/WA :087808999682..:::...

Galih Gumelar : Aura Adalah Cahaya dan Itu ada dalam Al-Qur'an Surat Annur ayat 35



35.  Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus[1039], yang di dalamnya ada Pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya)[1040], yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.
Ayat di atas merupakan ayat Surat An-Nur ayat 35, dengan jelas Allah swt akan memberikan cahaya kepada siapa yang Allah kehendaki, bahkan Allah swt pun telah memberikan cahaya kepada langit dan bumi.

www.bukaaura.orf - " Aura adalah cahaya, Allah akan memberikan cahaya-Nya kepada siapa saja yang Allah izinkan atau kepada siapa saja yang menginginkannya, baik melalui sholat, air wudhu bahkan dari dikiran, dan banyak lagi cara lainnya mendatangkan Cahaya Illahi atau Cahaya karunia Allah SWT" Tutur H. Galih Gumelar.

"Cahaya ini bisa berupa penerang jalan, bisa berupa cahaya yang ada dalam paras kita, cahaya yang bisa menerangi kehidupan kita, bahkan cahaya yang akan menemani kita di alam kubur nanti baik berupa amal ibadah maupun amal perbuatan kita selama di dunia, aura Allah atau cahaya Allah bisa sangat bermanfaat untuk semua seluk beluk kehidupan kita dalam arti yang luas, dan Cahaya Allah itu hanya akan kita dapatkan dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi sehala larangan-Nya minimal dengan memperbanyak ibadah' Tambah H. Galih Gumelar.(SRH)


Previous
Next Post »
Comments
0 Comments
Loading...